Sudahkah Kita Menggunakan Akal untuk Berpikir?
![]() |
| Kitab Suci Al-qura'n | Foto : Google |
Namun, apakah setiap manusia yang memiliki akal sudah menggunakan akalnya untuk berpikir? Pertanyaan muncul, apakah mereka yang sudah mengunakan akalnya untuk berpikir secara benar dan bijaksana?
Di dalam Alquran, Allah SWT menyatakan orang-orang yang menggunakan akal dengan kalimat Ulul Albaab.
“Adakah orang yang mengetahui bahwasanya apa yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu itu benar sama dengan orang yang buta? Hanyalah orang-orang yang berakal saja yang dapat mengambil pelajaran.” (QS.ar-Ra’d:19)
Sementara itu, di dalam Alquran, kata ulul albab disebutkan sebanyak 16 kali. Setiap ayat yang menyertakan kata ulul albab mengisyaratkan keutamaan yang berbeda-beda. Berikut keutamanan ulul albab.
Mengetahui rahasia hukum
“Dan dalam qishaash itu ada (jaminan kelangsungan) hidup bagimu, hai orang-orang yang berakal, supaya kamu bertakwa.” (QS.al-Baqarah:179)
Takut akan akibat setiap perbuatan
“Berbekallah, dan sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah takwa dan bertakwalah kepada-Ku hai orang-orang yang berakal.” (QS.al-Baqarah:197)
Dunia bukan tempat tinggal sesungguhnya
“Bagi orang-orang yang berakal, (yaitu) orang-orang yang memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): ‘Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia’.” (QS.Ali Imran:190-191)
Memaknai sejarah
“Sesungguhnya pada kisah-kisah mereka itu terdapat pengajaran bagi orang-orang yang mempunyai akal.” (QS.Yusuf:111)
Menerima informasi dan memilih yang terbaik
“Yang mendengarkan perkataan lalu mengikuti apa yang paling baik di antaranya…. mereka itulah orang-orang yang mempunyai akal.” (QS.az-Zumar:18)
Ahli tahajjud dan ibadah
(Apakah kamu hai orang musyrik yang lebih beruntung) ataukah orang yang beribadat di waktu-waktu malam dengan sujud dan berdiri, sedang ia takut kepada (azab) akhirat dan mengharapkan rahmat Tuhannya? … Sesungguhnya orang yang ber-akal-lah yang dapat menerima pelajaran. (QS.az-Zumar:9)




