Kerbau Simeulue Termasuk 4 Plasma Nutfah Ternak Aceh Yang Diakui Nasional
![]() |
| Kerbau Simeulue | Foto Google |
Zaini Abdullah tiba di lokasi di Gampong Sukdamai, disambut pihak Dinas Peternakan Aceh. Zaini melihat lansung proses demontrasi inseminasi buatan yang dilakukan petugas Dinas Peternakan. Zaini pun juga ikut melakukan inseminasi buatan bersama petugas.
Zaini mengatakan dengan adanya program inseminasi buatan, akan mempercepat pengembangan baik sapi Aceh maupun jenis sapi lainnya. “Dengan adanya pengembangan seperti ini, kita harap akan mampu memenuhi kebutuhan sapi di Aceh,” ujar Zaini.
Zaini mengatakan dengan adanya program inseminasi buatan, akan mempercepat pengembangan baik sapi Aceh maupun jenis sapi lainnya. “Dengan adanya pengembangan seperti ini, kita harap akan mampu memenuhi kebutuhan sapi di Aceh,” ujar Zaini.
Pada kesempatan tersebut, Kepala Dinas Peternakan Aceh, Zulyazaini menyampaikan bahwa di masa kepemimpinan Zaini Abdullah, Aceh telah menghasilkan empat plasma nutfah yang diakui Nasional.
Ke empat plasma nutfah tersebut adalah, sapi aceh, kerbau Simeulue, kuda Gayo, dan kerbau Gayo. “Insya Allah, ke depan kita berharap Aceh menjadi lumbung ternak yang berbasis lokal,” ujar Zulyazaini. Kutipan GoAceh.co
Sambungnya, ada sekitar 380 induk sapi yang di kembangkan di lokasi tersebut. UPDT Inseminasi Buatan telah mampu memproduksi dan menghasilkan sperma beku sapi Aceh sehingga tidak perlu lagi didatangkan dari luar daerah.
“Dari inseminasi buatan ini telah lahir beberapa anak sapi,” ujar Zulyazaini.
Lanjut Zulyazaini, lokasi tersebut juga direncanakan sebagai Pusat Unit Pembibitan Ternak. Sebanyak 380 ekor sapi induk yang sudah ada akan dijadikan bibit dan hasilnya baik jantan maupun betina akan diserahkan kepada masyarakat untuk penggemukan atau pengembangan.
“Terkait mekanismenya bagaimana, apa dalam bentuk hibah atau mawah itu akan kita atur nanti,” ujarnya.
Zulyazaini berharap, ke depan Pemerintah Aceh tidak perlu lagi memasok sapi dari luar Aceh, karena sudah bisa dikembangbiakkan di Aceh. (www.GoAceh.co)




